Biota Gorontalo

Leisure & Wildlife

Join The Movement

Nulla tincidunt quam a dolor rutrum semper. Fusce in porta urna. Sed justo purus, tristique nec tortor consequat, imperdiet venenatis orci. Donec eu lacus blandit, suscipit augue at, semper est.

Book Now

GORONTALO, KOMPAS.com –  Empat puluh persen dari 2.000 jenis burung migran mengalami penurunan populasi. Sebanyak 200 jenis burung di antaranya terancam secara global.

Penurunan ini antara lain disebabkan oleh rusaknya habitat tempat tinggal burung. Lingkungan yang berubah sehingga burung ini tidak bisa mengembangkan kehidupannya.

Kondisi ini dipaparkan oleh Panji Ahmad Fauzan, staf biodiversitas Burung Indonesia di depan pemangku kepentingan lingkungan hidup di kantor Badan Lingkungan Hidup dan Riset Daerah (BLHRD) Provinsi Gorontalo, Kamis (20/10/2016).

Banyak burung migran yang terbang ribuan kilometer dari lokasi berbiak menuju lokasi tropis. Mereka menempuh perjalanan panjang melintasi benua dan samudera.

“Burung migran ini juga merupakan indikator lingkungan. Jika satu kawasan sudah rusak biasanya burung-burung ini sudah tidak mau singgah,” kata Panji. Fenomena kadatangan burung ini juga menjadi penanda bagi masyarakat untuk bercocok tanam, seperti yang dilakukan oleh masyarakat pinggiran Danau Limboto.

Kehidupan burung migran di Gorontalo saat ini mengalami masalah dengan perubahan bentang alamnya. Proses membangunan tanggul besar yang membelah badan danau ini telah membendung air yang biasanya mengaliri sawah-sawah di sekitarnya. Tanggul besar ini juga memudahkan para pemburu satwa untuk mendekati buruannya.

Para pemburu yang menggunakan senapan angin ini lebih mudah mengakses lokasi yang banyak burungnya hingga ke tengah danau tanpa bersusah payah. Perburuan satwa liar ini turut menyumbang penuruanan populasi burung migran.

Tauatan: https://regional.kompas.com/read/2016/10/21/06055211/40.persen.burung.migran.alami.penurunan.populasi?fbclid=IwY2xjawO4s1pleHRuA2FlbQIxMABicmlkETFRdFduUGdGQjBsWnhrSmNyc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHm4_bOACsKf2Lyy25l07_wjN6ZXn4KYoBGIUG2nwPX_4BXjpf_skqY0lzPOi_aem_RLRzNbo88pkYpzaOtczGBA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *