Ngoni tahu Dihe, kan?
Ini penjelasannya, kalau liat binatang ini di kebun atau hutan jangan ditangkap atau dibunuh, biarkan saja.
Foto ini diambil oleh bapak Idham Ali, fotografer satwa liar,
Dihe atau dalam nama ilmiah dinamakan Macaca hecki, adalah salah satu jenis monyet endemik Pulau Sulawesi yang termasuk dalam marga Macaca.
Seluruh tubuhnya di tutupi oleh rambut berwana hitam kecuali di bagian dada dan diantara paha yang berwarna abu-abu.
Umumnya dihe lebih pendek jika dibandingkan dengan ukuran tubuh monyet sulawesi lainnya.
Panjang tubuhnya berkisar antara 479-557 mm dan berat tubuh berkisar antara 8,8-11,2 kg.
Bentuk mukanya lebar dengan jambul tegak.warna tubuh hitam kecoklatan, rambut bagian depan berwarna hitam sangat gelap, sedangkan kakinya lebih terang.
Ukuran bantalan tungging paling besar jika dibandingkan jenis monyet lainnya, dan bentuknya menyerupai ginjal.
Menurut kriteria IUCN, primata ini termasuk kedalam kriteria Vulnerable atau rentan.
Dihe hidup di hutan tropik dataran rendah sampai pegunungan pada ketinggian 1800m dpl. Mereka juga sering dijumpai di pinggit perladangan penduduk atau sekitar perkebunan.
Macaca hecki tersebar dibagian utara Sulawesi tengah, dibatasi oleh pengunungan siweli-kasimbar kambpung baru dan ke arah utara-timur sampai danau Limboto, lebih kurang daerah Kwandang,Gorontalo.
