Jalur Terbang Burung Bermigrasi
Fenomena migrasi burung sungguh merupakan peristiwa yang menakjubkan. Pengembaraan yang panjang nan melelahkan serta penuh resiko tersebut rela ditempuh demi kelangsungan hidup mereka dan keturunannya. Persiapan yang matang harus dilakukan agar pengembaraan melintasi batas-batas wilayah negara ini dapat dilalui dengan lancar.
Dalam pengembaraannya tersebut, burung tidak memilih jalur terbangnya secara acak. Keputusan pemilihan rute mempertimbangkan habitat yang sesuai dimana mereka dapat berhenti untuk beristirahat dan mengisi bahan bakar di sepanjang jalan.
Saat ini, diketahui ada delapan jalur terbang utama burung air bermigrasi, salah satunya adalah Jalur Terbang Asia Timur-Australasia yang membentang dari Rusia Timur dan Alaska, menuju selatan melalui Asia Timur dan Asia Tenggara, hingga Australia dan Selandia Baru melalui 22 negara, termasuk Indonesia.
Sementara jenis-jenis burung pemangsa seperti elang menggunakan jalur melalui dua koridor utama, yaitu Koridor Daratan Timur, dari tenggara Siberia ke Asia Tenggara; dan Koridor Laut Pasifik, dari Rusia melewati kepulauan Japang dan Taiwan, lalu ke Asia Tenggara.
