… dengan dukungan dari para kontributor data dan informasi dari seluruh Indonesia, kegiatan citizen science Asian Waterbird Census 2017 mendapatkan hasil yang lebih meningkat dibandingkan dengan tahun 2016.
Tidak kurang dari 142 lokasi di Sumatra, Jawa – Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Papua serta dari Timor Leste berhasil disensus oleh 280 pengamat dari 44 organisasi dan individual.
Hampir 70.000 individu burung air dari 130 jenis (sekitar 52% dari jumlah jenis burung air di Indonesia) berhasil dicatat, termasuk diantaranya 25 jenis yang dilindungi serta 4 jenis endangered dan 2 jenis vulnerable berdasarkan daftar IUCN. Dari sisi ancaman, sayangnya tercatat sebanyak 24 jenis ancaman terhadap burung air, yang dilaporkan oleh para pengamat, lebih banya dibandingkan Laporan pada tahun 2016.
Kami bermimpi bahwa data dan informasi seperti ini bisa terus dikumpulkan dari lebih banyak lokasi secara terus menerus, sehingga kita memiliki data historis yang baik dan dapat diakses secara terbuka. Dengan demikian, data dan informasi tersebut dapat dipergunakan untuk membantu perencanaan pengelolaan burung air dan habitatnya.
Terima kasih untuk seluruh kontributor. Ayo… mari kita melakukan sensus selama bulan Januari 2018. Formulir dapat diunduh di https://indonesia.wetlands.org/download/2915/
